Kata motivasi nasehat untuk kedua pengantin agar menjalani kehidupan lebih baik langgeng abadi 2016

Kata motivasi nasehat untuk kedua pengantin agar menjalani kehidupan lebih baik langgeng abadi 2016Contoh kata mutiara motivasi nasehat penuh inspirasi untuk kedua pengantin agar menjalani kehidupan lebih baik langgeng abadi 2016– Dahulu Anda adalah manusia bebas yang pergi sesuka Anda. Tatapi sejak pagi ini bial Anda belum pulang juga sampai larut malam, di rumah ada seorang wanita yang tidak dapat tidur, karena mencemaskan Anda. Kini, bila berhari-hari Anda tidak pulang tanpa berita, di kamar Anda ada seorang wanita lembut yang akan membasahi bantalnya dengan linangan airmata. Dahulu bila Anda mendapat musibah, Anda hanya mendapat ucapan, ‘turut berduka cita’ dari sahabat-sahabat Anda. Tetapi kini, seorang istri akan bersedia mengorbankan apa saja agar meraih kembali kebahagiaan Anda. Sekarang Anda mempunyai kekasih yang diciptakan Allah untuk berbagi suka dan duka dengan Anda.

Saudara, wanita yang duduk disisi Anda bukanlah segumpal daging yang dapat Anda kerat semena-mena, dan bukan pula budak belian yang dapat Anda perlakukan sewenang-wenang. Ia adalah wanita yang dianugerahkan oleh Allah untuk membuat hidup Anda lebih indah dan lebih bermakna. Ia adalah amanat Allah yang akan Anda pertanggungjawabkan di hadapan-Nya.

Kata motivasi nasehat untuk kedua pengantin agar menjalani kehidupan lebih baik langgeng abadi 2016

Kata motivasi nasehat untuk kedua pengantin agar menjalani kehidupan lebih baik langgeng abadi 2016

Kata motivasi nasehat untuk kedua pengantin agar menjalani kehidupan lebih baik langgeng abadi 2016

 

Inilah artikel tentang –Kata motivasi nasehat untuk kedua pengantin agar menjalani kehidupan lebih baik langgeng abadi 2016. Baca baik-baik dan resapilah di setiap katanya.

  1. Pengertian Nikah/ Kawin.

    Dalam pengertian agama Islam, pengertian Nikah = kawin: suatu ikatan yg kokoh antara laki-laki dan perempuan bukan muhrim, yang menyebabkan halalnya hubungan suami – ister dan timbulnya hak dan kewajiban serta tanggung jawab sbg suami isteri.Dalam kehidupan sehari – hari, kata nikah hanya dipakai untuk manusia, sedang kata kawin dipakai umum untuk manusia, binatang dan tumbuhan.

2. Yang Terjadi Sesudah Akad Nikah:
a. Ada yg semula terikat/ tdk bebas bahkan haram, berubah menjadi bebas dan halal. Misalnya: 1) Pergaulan, 2) Bertamu, 3) Berduaan.
b. Ada yg semula bebas, berubah menjadi tdk bebas. Misalnya: 1) melihat, berbicara, sms, ngobrol lewat fb dan/ atau bermain dgn pria/ wanita lain, 2) memasukkan ke dlm rmh org2 yg tdk disukai pasangan, 3) cara berpakaian/ berdandan, 4) bepergian, 5) pengucapan kata – kata talak (cerai) bagi suami dll.
c. Timbul adanya hak dan kewajiban serta tanggung jawab bagi suami & isteri. Kewajiban sumai adalah hak isteri dan sebaliknya.

3. Tujuan dan Hikmah Perkawinan
a. Menyempurnakan ibadah dan mengikuti Sunnah Rosul
b. Membina rumah tangga yg sakinah (tenteram/ tenang lahir batin), mawaddah (penuh rasa cinta) dan rahmah (penuh kasih sayang) di dunia dan di akherat.

„Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir“.

c. Menyalurkan nafsu seksual yg merupakan fithrah manusia, dengan jalan yg halal
d. Memperoleh keturunan yang syah (tanpa nikah bisa dapat keturunan, tapi tidak syah, meskipun anaknya bukan anak haram, yg haram perbuatan bpk & ibunya).
e. Menyambung silaturahim (kekeluargaan) antara keluarga suami dan keluarga isteri .
f. Menghindari perbuatan zina yang sangat dilarang agama.

4. Kewajiban dan Hak Suami Isteri
a. Kewajiban Suami/ Hak Isteri. Suami adalah pemimpin rumah tangga, sehingga punya kewajiban, memberikan kesejahteraan, ketenteraman, ketenangan dan rasa aman, melalui pemberian nafkah lahir dan batin. (disingkat NGO LIMO, (1) NGingoni, (2) NGlambeni, (3) NGomahi, (4) NGlindhungi, (5) NGleremi/ NGeloni).
b. Kewajiban Isteri/ Hak Suami.

1. Taat pada suami, kecuali bila diajak berbuat maksiat atau dosa. Sehingga (a) mau ke mana & mau apa harus ijin suaminya, sekalipun lewat sms, (b) tidak menolak ketika suami mengajak berhubungan intim, kecuali dengan alasan yang rasional dan dibenarkan agama.

2. Berdandan untuk suaminya, sehingga selalu menyenangkan hati suami. Bukan malah berdandan untuk dilihat org banyak, mau ke undangan misalnya.

3. Menjaga harta suami dan kehormatan dirinya, ketika suami tidak ada Bukan malah cari kesempatan dalam kesempitan;

3. Kunci Sukses Membina Rumah Tangga
Dapat disingkat dengan 7 SM, yaitu:

a. 1. Saling Mengerti/ Memahami, tentang: (1) kesenangannya, (2) kelebihan dan kekurangannya, (3) kebaikan dan keburukannya (Ingat Tiada manusia yang sempurna). Untuk itu diperlukan adanya saling keterbukaan diantara keduanya.

b. 2. Saling Memberi & Menerima, tentang: (1) Hak & kewajiban, (2) kelebihan dan kekurangannya, (3) kebaikan dan keburukannya.

c. 3.Saling Mempercayai, tidak saling buruk sangka dan/ atau curiga dan/ atau saling cemburu buta. Untuk itu diperlukan adanya kejujuran dan keterbukaan pada keduanya.

d. 4.Saling Membantu, kerepotan tugas dan tanggung jawab pasangannya.

e. 5.Saling Menghargai, tentang hasil kerja atau jerih payah yang dilakukan masing – masing.

f. 6.Saling Menjaga dan Melindungi, tentang: perasaan dan kerahasiaan rumah tangga.
g. 7.Saling Mengingatkan/ Menasehati, demi untuk menuju kebaikan pribadi maupun keluarga serta taqwa.

4. Nasehat di Kala Marah
a. Kalau bisa jangan marah
b. Waspadalah dengan masalah – masalah kecil dalam rumah tangga, yang dapat diibaratkan kerikil – kerikil kecil di jalanan yang lebih banyak menjadi penyebab orang jatuh dari pada disebabkan menabrak batu besar.
c. Kalau ada tanda – tanda mau marah, baca ta’awudz, wudlu dan sholat Thuhur (Ba’da Wudlu) 2 rokaat.
d. Jangan marah bersama – sama, kalau suami marah isteri jangan ikut – ikut marah dan sebaliknya.
e. Jangan sampai mengeluarkan kata – kata yang tidak pantas didengar anaka – anak (terutama balita) dan/ atau kata – kata yang menyakitkan hati pasangannya, apa lagi membawa – bawa nama orang tua pasangannya.
f. Jangan sampai dimalamkan, artinya kalau siang marah, malam harus sudah reda. Rugi malam masih marah, apalagi musim penghujan, dingin lagi….masak tidur adu burit atau malah pisah kamar? Ingat cerita suami isteri pengantin baru yang marah sampai malam?

5. Doa
Alloohumma, yaa Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, limpahkanlah rahmat, taufiq dan hidayah-Mu kepada kami semua dan lebih khusus kepada kedua mempelai yang saat ini bersanding di hadapan kami, ..
Jadikan perjodohan mereka selalu dalam kebaikan, jadikan rumah tangga mereka rumah tangga yang sakinah, mawadah warahmah, penuh ketentraman dan ketenangan, penuh rasa cinta dan kasih sayang, penuh canda tawa kebahagiaan lahir dan batin di dunia dan di akherat.
Segeralah Engkau berikan mereka momongan, berupa anak – anak yang sholih dan sholihah, sebagai generasi penerus mereka, sebagai penyejuk pandangan mata, sebagai penghibur di kala duka dan lara dan jadikan keturunan mereka sebagai pemimpin bagi orang – orang yang beriman dan bertaqwa.

Baarokalloohu laka, wabaaroka ’alaika, wajama’a bainakuma fii khroir.
Robbana hablanaa, min azwaajinaa, wadzurriyatinaa,qurrota a’yun, waj’alnaa lilmuttaqiinaa imaamaa…
Robbana dholamnaa.anfusanaa, wainllam taghfirlanaa, watarhamnaa, lanakunannaa minal khoohiriin..
Alloohumma innanas’aluka rizqon thoyyiba, wa’ilman naafi’aa, wa’ammalan mutaqobbalaa…
Allohumma aarinal haqqo, warzuqnattibaa’ah, wa-aarinal baathilaa baathila, warzuqnajtinaabah..
Allohumma innaa.ans’alukas salamatan fii diiniinaa, wal’afiatan filjasadinaa, waziyaadatan fil ’ilminan, wabaarokatan fir rizqinaa, wataubatan qoblal mautinaa, warohmanat ’indal mautinaa, wamaghfirrotan ba’dal mautinaa. Alloohumma hawin ’alainaa fii sakarotil mautinaa. Wal ’afuuwan ’indal hisaab….
Robbanaa aatina fiddun-yaa hasanah. Wafil aakhirooti hasanah. Waqinaa ’aszabannaar……
Robbana taqobbal minnaa. Innaka antas samii’ul ’aliim. Innaka antat-tawaabur rohiem…
Allohuma sholli Ala Muhamad Waala Ali Muhamad. Walhamdulillaahir Robbil ’aalamien….

Rasulullah SAW bersabda :

Ada dua dosa yang akan didahulukan Allah siksanya di dunia ini juga, yaitu : Al bagyu dan durhaka kepada kedua orangtua”. (HR. Turmudzi, Bukhori dan thabrani)

Al Bagyu adalah berbuat sewenang-wenang, berbuat dzalim dan menganiaya orang lain. Dan Al Bagyu yang paling dimurkai adalah berbuat dzalim kepada istri, menyakiti hatinya, merampas kehangatan cintanya, merendahkan kehormatannya, mengabaikan dalam mengambil keputusan, dan mencabut haknya untuk memperoleh kebahagiaan hidup bersama Anda. Karena itu Rasulullah SAW mengukur tinggi rendahnya martabat laki-laki dari cara ia bergaul dengan istrinya, Nabi yang mulia bersabda :

Tidak akan memuliakan wanita kecuali laki-laki yang mulia, dan tidak akan merendahkan wanita kecuali laki-laki yang rendah pula”.

Rasulullah SAW adalah manusia yang paling mulia. Dan Aisyah ra. Bercerita bagaimana Rasulullah memuliakannya:

Di rumah, kata Aisyah, “Rasulullah melayani keperluan istrinya memasak, menyapu lantai, memerah susu dan membersihkan pakaian. Dia memanggil istrinya dengan gelaran yang baik”.

Setelah Rasulullah SAW meninggal dunia, ada beberapa sahabat menemui Aisyah, memintanya agar menceritakan perilaku rasulullah SAW, Aisyah sesaat tidak menjawab permintaan itu. Airmatanya berderai. Kemudian dengan nafas panjang ia berkata “Kaana kullu amrihi ‘ajaba’ (Ahh …. perilakunya indah).
Ketika didesak untuk menceritakan perilaku Rasul yang paling mempesona. Aisyah kemudian mengisahkan bagaimana Rasul yang mulia ditengah malam bangun dan meminta izin kepada Aisyah untuk shalat malam.

Izinkan aku beribadah kepada Rabbku,” ujar Rasulullah kepada Aisyah.

Bayangkan Saudara, sampai untuk shalat malam saja diperlukan izin istrinya. Disitu berhimpun kemesraan, kesucian, kesetiaan, dan penghormatan.

Saudaraku, kalau saya harus menyimpulkan nasihat saya kepada Anda, saya ingin mengucapkan:

“Muliakanlah istri Anda begitu rupa sehingga kelak bila Allah menakdirkan Anda meninggal lebih dahulu, lalu kami tanyai istri Anda tentang anda, ia akan menjawab seperti Aisyah: “Ahh…. Semua perilakunya indah, menakjubkan.”
Saudaraku, dengan izin Anda perkenankanlah saya sekaran menyampaikan wasiat Rasulullah SAW, kepada wanita disamping Anda:

Seandainya aku boleh memerintahkan manusia bersujud kepada manusia lain, aku akan perintahkan para istri untuk bersujud pada suami mereka karena besarnya hak suami yang dianugerahkan Allah atas mereka”.

Banyak istri yang menuntut agar suaminya membahagiakan mereka. Jarang terpikirkan oleh mereka bagaimana ia membahagiakan suami. Padahal cinta kasih sayang akan tumbuh dan subur dalam suasana ‘memberi’ bukan ‘mengambil’. Cinta adalah ‘sharing’ saling berbagi. Anda tidak akan memperoleh cinta kalau yang Anda tebarkan adalah kebencian. Anda tidak akan memetik kasih sayang kalau yang Anda tanam adalah kemarahan. Anda tidak akan meraih ketenangan bila yang Anda suburkan dendam dan kekecewaan.

Saudariku, Anda boleh memberi apa saja yang Anda miliki. Tetapi, buat suami Anda, tidak ada pemberian istri yang paling membahagiakan selain hati yang selalu siap berbagi kesenangan dan penderitaan. Diluar rumah, suami Anda boleh jadi diguncangkan dengan berbagai kesulitan. Di luar, ia menemukan wajah-wajah tegar, mata-mata tajam, ucapan-ucapan kasar, dan pergumulan hidup yang berat. Ia ingin ketika pulang ke rumah, menemukan wajah yang ceria, mata yang sejuk, ucapan yang lembut, dan berlindung dalam keteduhan kasih sayang Anda (seperti cerita putri saljunya Anderson). Suami Anda ingin mencairkan seluruh beban jiwanya dengan kehangatan air mata yang terbit dari samudera kasih sayang Anda.
Rasul yang mulia pernah berkata bahwa istri terbaik adalah:

Istri yang paling baik adalah yang membahagiakanmu, saat kamu memandangnya, yang mematuhimu kalau kamu menyuruhnya, dan memelihara kehormatan dirinya dan hartamu bila kamu tidak ada disisinya.

Saudariku….

Rasul bersabda bahwa ”surga terletak dibawah telapak kaki kaum ibu, maka apakah rumah tanggan yang Anda bangun hari ini akan menjadi surga atau neraka, bergantung kepada Anda sebagai ibu rumah tangga. Rumah tangga akan menjadi surga bila Anda menghiasnya dengan kesabaran, kesetiaan dan kesucian. Allah SWT berfirman:

Wahai-wanita ingatlah ayat-ayat Allah dan hikmah yang dbacakan dirumah-rumah kami. Sesungguhnya Allah Maha Penyayang dan Maha Mengetahui.” (QS. 33:34)

Saudariku, kelak bila perahu rumah tangga Anda bertubrukan dengan kerikil tajam, bila impian remaja telah berganti menjadi kenyataan yang pahit, bila bukit-bukit harapan diguncangkan gempa cobaan, kami ingin melihat Anda tetap teguh di samping suami Anda. Anda tetap tersenyum walaupun langit mendung. Pada saat seperti itu mungkin tidak ada yang paling menyejukkan suami Anda selain melihat pemandangan yang mengharukan. Ia bangun di malam hari, didapatinya Anda tidak ada disampingnya. Tetapi, ia dengan suara yang dikenalnya betul.

Di atas sajadah dan di atas lantai yang dingin ia menyaksikan seorang wanita bersujud. Suaranya bergetar. Ia memohon agar Allah menganugerahkan pertolongan bagi suaminya. Pada saat seperti itu suami Anda akan mengangkat tangannya ke langit, dan dengan airmata yang menetes ia berdo’a :

Ya Allah, karuniakanlah kepada kami istri dan keturunan yang menentramkan hati kami, dan jadikanlah kami penghulu orang-orang yang bertaqwa”.

Saudariku, pernah suatu saat Aisyah ra. Bercerita, alam setelah meninggalnya Khadijah ra. :

Hampir setiap kali Rasulullah SAW, akan keluar rumah, beliau menyebut nama Khadijah seraya memujinya. Sehingga pada suatu hari, ketika beliau menyebutnya lagi, timbul rasa cemburuku dan kukatakan padanya, “Bukankah ia hanya seorang wanita yang sudah tua, sedang Allah telah memberi Anda pengganti yang lebih baik daripada dia?”

Mendengar itu rasulullah SAW kelihatan sangat marah, sehingga bagian depan rambutnya bergetar karenanya. Lalu beliau berkata, “Tidak, demi Allah ! Aku tidak mendapat pengganti yang lebih baik daripada dia ! Dia beriman keapdaku ketika orang-orang mendustakanku. Dia membantuku dengan hartanya ketika tak seorangpun selain dia bersedia memberiku sesuatu. Dan Allah telah menganugerahkan keturunan dari padanya, dan tidak dari istri-istriku yang lain.” (Al Hadits)

Saudariku, seandainya ditakdirkan Allah Anda meninggal lebih dahulu, lalu kami menemui suami Anda, dan kami tawarkan pengganti Anda. Pada saat itu, suami Anda akan bergetar marah, dan seperti Rasul yang mulia, ia berkata,

“Demi Allah, tidak ada yang dapat menggantikan dia. Dia yang memperkuat hatiku ketika aku hampir putus asa, dia mempercayaiku ketika semua orang menjauhiku. Dia memberikan ketulusan hati ketika semua orang mengkhianatiku”. Bila itu terjadi berbahagialah Anda, saudariku, karena rasulullah SAW bersabda :

Bila seorang wanita meninggal dunia, dan suaminya ridho sekali dengan tingkah lakuknya semasa hidupnya, maka wanita itu masuk surga”.

Marilah kita antarkan kedua mempelai pada kehidupan mereka yang baru. Kepada mereka berdua ingin kita amanatkan firman Allah SWT :

Berbekallah kalian, sesungguhnya bekal yang paling baik adalah taqwa”.

Akhirnya, mari kita panjatkan doa barokah kepada kedua mempelai :

Barokallahu laka wa baaraka ‘alaika wa jama’a bainakumaa fi khoir”

“Semoga Allah memberikan keberkahan dan menetapkan keberkahan itu padamu serta menghimpun kalian berdua di dalam kebaikan” Amin.

Kata motivasi nasehat untuk kedua pengantin agar menjalani kehidupan lebih baik langgeng abadi 2016