Kata mutiara motivasi paling hebat dari sang pahlawan indonesia

loading...

gambar Kata mutiara motivasi paling hebat dari sang pahlawan indonesiaContoh kata mutiara motivasi paling hebat penggerak roda semangat dari sang pahlawan indonesia– Kali ini kami tv teropongku akan membagikan beberapa kata-kata perjuangan bangsa Indonesia. Semoga ktata-kata ini bisa sedikit membangkitkan semangat kita semua untuk lebih peduli terhadap bangsa kita tercinta. Kata-kata ini bisa digunakan sebagai status facebook, twitter, Blackberry Mesengger (BBM) dan lain-lain. Bisa juga digunakan sebagai bacaan kita ketika kita sedang terpuruk untuk kembali menimbulkan semangat kita untuk berjuang lagi. Betapa hebatnya orang-orang dulu telah memperjuangkan tanah air ini, apakah kita mau begitusaja meninggalkannya?

Berikut ini –contoh kata mutiara paling hebat dari sang pahlawan indonesia– yang bisa anda jadikan penggerak roda semangat mu untuk membangun negri indonesia menjadi lebih hebat lagi:

“Lemah dan kuat dalam sebuah perjuangan untuk memperjuiangkan kehidupan yang layak adalah sebuah pilihan.”

“Jadikanlah bahu kalian kokoh layaknya baja karena masih banyak sodara-sodara kita yang memerlukan tempat untuk bersandar.”

“Untuk mendapatkan sebuah kemenangan, canggihnya sebuah perlengkapan persenjataan bukanlah ukuran karena tekad yang kuat adalah modal utama dalam mencapai sebuah tujuan yang mulia.”

“Tancapkan niat untuk memberikan kehidupan yang layak untuk generasi setelah kita, maka tuhan akan memberikan kemudahan dan keajaiban layaknya bambu runcing yang bisa mengalahkan senjata-senjata yang terbuat dari baja.”

“Jadikan perbedaan sebagai sebuah keunikan dalam berbangsa dan bernegara agar terlihat indah dengan banyaknya warna dan janganlah menjadikan sebuah perbedaan sebagai kesombongan akan rasa paling benar dalam berfikir dan bertindak karena perbedaan yang mengakibatkan perpecahanlah yang membuah bangsa dan negara melemah.”

“Jika kita tidak mampu untuk memberikan yang terbaik untuk negara, agama dan keluarga maka tancapkanlah sifat jujur, peduli terhadap rakyat terhadap diri sendiri karena tanpa sebuah kejujuran negara dan isinya akan rapuh dan akan mudah kembali terjajah.”

“Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah, Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus.
(Jenderal Soedirman).”

“Right or Wrong My Country, lebih-lebih kita tahu, Negara kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya.
(Prof. R Soeharso).”

“Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar di dukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akan sejarah bangsa kita sendiri.
(Prof Moh. Yamin).”

“Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi.
(Supriyadi).”

‘Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama.
(Teuku Nyak Arif).”

“Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemudi kita tidak bisa, jika memang mau berjuang.
(Abdul Muis).”

“Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi, 1964]

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” [Ir. Soekarno, Pidato Hari Pahlawan 10 November 1961]

“Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup dimasa pancaroba. Jadi tetaplah bersemangat elang rajawali.”

“Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”

“Laki-laki dan perempuan adalah seperti dua sayap dari seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; Jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.”

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”

“Merdeka hanyalah sebuah jembatan, Walaupun jembatan emas.., di seberang jembatan itu jalan pecah dua: satu ke dunia sama rata sama rasa.., satu ke dunia sama ratap sama tangis!”

“Orang tidak bisa mengabdi kepada Tuhan dengan tidak mengabdi kepada sesama manusia.. Tuhan bersemayam di gubuknya si miskin.”

“Apakah kelemahan kita adalah kurang percaya diri sebaga bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri dan kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong.”

“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.”
Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata Aku tiada dapat! melenyapkan rasa berani. Kalimat Aku mau! membuat kita mudah mendaki puncak gunung.

Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya.

Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita. Semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia.

Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri. Jika engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang lain.

Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu.

Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang. – Kata Motivasi Kartini

Dan biarpun saya tiada beruntung sampai ke ujung jalan itu, meskipun patah di tengah jalan, saya akan mati dengan rasa berbahagia, karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan jalan yang menuju ke tempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri.

Tak peduli seberapa keras kamu mencoba, kamu tak akan pernah bisa menyangkal apa yang kamu rasa. Jika kamu memang berharga di mata seseorang, tak ada alasan baginya untuk mencari seorang yang lebih baik darimu.

Saat suatu hubungan berakhir, bukan berarti 2 orang berhenti saling mencintai. Mereka hanya berhenti saling menyakiti.

Tetapi sekarang ini, kami tiada mencari penglipur hati pada manusia. Kami berpegangan teguh-teguh pada tangan-Nya. Maka hari gelap gulita pun menjadi terang, dan angin ribut pun menjadi sepoi-sepoi.

Adakah yang lebih hina, daripada bergantung kepada orang lain?

Untuk menerima pengampunan Allah kita harus percaya akan ajaran al-Qur’an, lalu melaksanakanya.
(KH. Ahmad Dahlan).

Tali yang paling kuat untuk tempat bergantung adalah tali pertolongan Allah.
(Buya Hamka).

Suatu bangsa hanyalah menjadi kuat kalau patriotismenya meliputi patriotisme ekonomi. Ini memang jalan yang benar ke arah kekuatan bangsa, jalan yang jujur, jalan yang tepat.
(Soekarno).

Yang menyenangkan Allah adalah yang paling mempercayaiNya.
(KH. Ahmad Dahlan).

Jangan takut melawan hawa nafsu dan kebatilan karena itu adalah jalan hidup orang Islam.
(KH. Ahmad Dahlan).

Jika kita dapat menyelamatkan diri kita sendiri, para Nabi tidak perlu ada untuk keselamatan kita.
(Buya Hamka).

Masa depan orang Islam secerah janji-jani Allah.
(Mohammad Hatta).

Cara-cara iblis tidak mungkin mampu menandingi cara-cara Allah dalam menyelamatkan kita.
(Cut Nyak Dien).

Kemerdekaan adalah jembatan emas, jembatan inilah yang leluasa menyusun masyarakat Indonesia merdeka yang gagah, kuat, sehat, kekal, dan abadi.
(Soekarno).

Ibarat besi berani, kesengsaraaan dapat menarik kita untuk makin mendekat pada Allah.
(Buya Hamka).

Keberanian bukan berarti tidak takut, keberanian berarti menaklukan ketakutan.
(Mohammad Hatta).

Berusahalah menjadi orang Islam yang berani menunjukan identitas yang sebenarnya, bukan malah ingin menyembunyikannya.
(KH. Ahmad Dahlan).

Pengaruh suatu teladan yang baik jauh lebih bermanfaat daripada suatu teguran tajam.
(Sri Sultan Hamengku Buwono VIII).

Tidak ada kemarahan yang begitu berpengaruh seperti pengaruh dari teladan yang baik.
(Cut Nyak Dien).

Seorang ulama bisa menjadi teladan apabila ia sendiri menjadikan Allah teladan baginya.
(KH. Ahmad Dahlan).

Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu? Yang saya namakna Marhaen itu adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imperialisme, dan kolonialisme.
(Soekarno).

Teladan yang baik adalah khotbah yang jitu.
(KH. Ahmad Dahlan).

Penjagaan terbaik bagi generasi muda adalah contoh yang baik bagi generasi tua.
(Cut Nyak Dien).

Orang yang ingin memberi perintah lebih dahulu harus mau diperintah.
(Jendral Sudirman).

Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.
(Soekarno).

Jangan suka menempatkan seseorang pada posisinya, tapi tempatkanlah diri saudara terlebih dahulu pada posisi yg benar.
(KH. Ahmad Dahlan).

Engkau telah sering mendengar mengenai diriku, bahwa aku ini sejak umur 16 tahun telah mencemplungkan diri dalam gerakan untuk tanah air, bangsa, dan cita-cita.
(Soekarno).

Kebenaran suatu hal tidaklah ditentukan oleh berapa banyaknya orang yang mempercayainya.
(KH. Ahmad Dahlan)

Pembenaran berarti pengenyahan kejahatan manusia dan pelimpahan kebaikan Allah.
(Cut Nyak Dien)

Tidak akan ada kebenaran yang muncul di kepala, bila hati kita miskin akan pemahaman terhadap ajaran agama Allah.
(KH. Ahmad Dahlan).

Kebebasan bukan hak untuk melakukan segala yang kita inginkan, melainkan hak untuk melakukan segala hal yang seharusnya kita kerjakan.
(Sri Sultan Hamengku Buwono).

Kemerdekaan untuk merdeka, kemerdekaan berarti mengakhiri untuk selama-lamanya penghisapan-penghisapan bangsa oleh bangsa, penghisapan-penghisapan yang tak langsung maupun penghisapan yang langsung.
(Soekarno).

Kebebasan berarti bebas melakukan semua kebaikan, bukan bebas lepas melakukan semua kejahatan tanpa boleh diadili.
(Jendral Sudirman).

Saat terbaik untuk membuktikan bahwa kita adalah pemenang yaitu saat ketika kita tampak kalah.
(Cut Nyak Dien).

Apa yang tidak bisa diharapkan semuanya janganlah ditinggal sama sekali.
(KH. Wahab Hasbullah).

Kita tidak akan menang bila kita masih terus mengingat semua kekalahan.
(Cut Nyak Dien).

Kejahatan akan menang bila orang yang benar tidak melakukan apa-apa.
(Jendral Sudirman).

Tidak ada dua bangsa yang cara berjuangnya sama, tiap-tiap bangsa mempunyai cara berjuang sendiri, mempunyai karakteristik sendiri. Oleh karena pada hakekatnya bangsa sebagai individu mempunyai kepribadian sendiri.
(Soekarno).

Allah menginginkan kita sebagai pemenang, bukan korban.
(Jendral Sudirman).

Jika tidak ada musuh, tidak akan ada pertempuran, jika tidak ada pertempuran, tidak ada kemenangan, jika tidak ada kemenangan, tidak ada mahkota.
(Sri Sultan Hamengku Buwono VIII).

Tak ada yang lebih kuat dari kelembutan, tak ada yang lebih lembut dari kekuatan yang tenang.
(Jendral Sudirman).

Jangnlah kita lupakan demi tujuan kita, bahwa para pemimpin berasal dari rakyat, dan bukan berada atas rakyat.
(Soekarno).

Orang Islam sejati adalah yang tetap berdiri pada tempat yang benar meskipun dunia dalam keadaan kacau.
(KH. Ahmad Dahlan).

Baik sekali mengikuti pemimpin kita jika dia menuruti perintah Tuhan kita.
(Cut Nyak Dien).

Seorang pemimpin belum dikatakan memimpin sampai dia meletakkan pelayanan dalam kepemimpinannya.

(Sri Sultan Hamengku Buwono VIII).
Orang Islam semestinya dapat menggunakan alat-alat yang terkecil untuk melaksanakan tugas-tugas yang terbesar.
(KH. Ahmad Dahlan).

Banyak orang menyebut penderitaan mereka sebagai nasib, namun sesungguhnya penderitaan adalah akibat kebodohan mereka sendiri.
(Jendral Sudirman).

Orang sering menolak Al-Qur’an karena merasa bahwa Al-Qur’an sudah tidak sesuai padahal dia sendiri sama sekali belum mempelajari kesesuaian di dalamnya.
(KH.Ahmad Dahlan).

Kemerdekaan hanyalah diperdapat dan miliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad merdeka, “merdeka atau mati”.
( Soekarno).

Cuma sedikit orang yang rela menjadi kecil, sehingga bisa dipakai oleh Allah untuk melewati lubang-lubang ujian yang sempit.
(Cut Nyak Dien).

Masjid adalah sebuah bank, apa yang anda tabung akan membuat bunga anda bertambah.
(KH. Ahmad Dahlan).

Apa yang dilakukan oleh orang setelah mendengar suatu khotbah jauh lebih penting dari apa yang dikatakannya tentang khotbah itu.
(Mohammad Hatta).

Kadang-kadang orang mengira mereka menderita karena sedang menanggung aib bangsa, padahal hanya menanggung kesalahan sendiri.
(Sri Sultan Hamengku Buwono VIII).

Tak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran.
(Mohammad Hatta).

Orang yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan, tak akan sengaja menyerah kepada musuh.
(Sri Sultan Hamengku Buwono VIII).

Masyarakat menilai keislaman berdasarkan apa yang mereka lihat pada diri orang Islam.
(KH. Ahamad Dahlan).

Kadang kita terlalu sibuk memikirkan kesulitan-kesulitan sehingga kita tidak punya waktu untuk mensyukuri rahmat Tuhan.
(Jendral Sudirman).

Hamba-hamba Allah penghuni surgawi, harus menggunakan bahasa yang halus dan sopan.
(Mohammad Hatta).

Al-Quran mendominasi dunia dan menentang abad-abad.
(KH. Ahmad Dahlan).

Pada waktu kita khawatir, kita terkadang lebih percaya pada masalah kita darpada janji Allah.
(Cut Nyak Dien).

Indonesia merdeka hanyalah suatu jembatan walaupun jembatan emas di seberang jembatan itu jalan pecah dua: satu ke dunia sama rata sama rasa, satu ke dunia sama ratap sama tangis.
(Soekarno).

Mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an itu bagaikan usaha seseorang pengemis yang berkata pada pengemis lain dimana dia bisa mendapatkan makanan.
(KH. Ahmad Dahlan).

Waktu bagi orang Islam adalah sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan.
(Buya Hamka).

Bertobat tidak hanya berarti menyesali dosa tetapi juga membenci dosa.
(Buya Hamka).

Orang Islam memerangi kejahatan pada dua front: dosa dari dalam dan kejahatan setan dari luar.
(Cut Nyak Dien).

Kita tidak mewarisi dosa siapapun dan tidak akan ada seorangpun yang akan mewarisi dosa-dosa kita.
(KH. Ahmad Dahlan).

Satu-satunya alasan kita untuk hadir di dunia ini adalah untuk menjadi saksi atas keesaan Allah.
(Buya Hamka).

Membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna.
(Mohammad Hatta).

Warisan terbesar seorang ayah adalah dapat membuat keluarganya sebagai teladan.
(KH. Ahmad Dahlan).

Jalan yang paling baik untuk menghilangkan musuhmu adalah dengan menganggapnya sebagai kawan.
(Sri Sultan Hamengku Buwono VIII).

Biarlah pengalaman masa lalu kita menjadi tonggak petunjuk, dan bukan tonggak yang membelenggu kita.
(Mohammad Hatta).

Kata “shalat” muncul beberapa kali dalam kitab suci Al-Quran, dan itupun dihubungkan dengan “zakat”
(KH. Ahamad Dahlan).

Kata mutiara motivasi paling hebat dari sang pahlawan indonesia