Kata mutiara rintihan hati untuk seorang istri yang sangat cuek pada suami

loading...

Kata mutiara rintihan hati untuk seorang istri yang sangat cuek pada suamiKalimat kata mutiara rintihan hati tentang kesedihan untuk seorang istri yang sangat cuek pada suami–¬†Seorang istri sangat menyukai perhatian dari pasangannya. seorang istri juga sangat memimpikan suasana romantis dapat sering terjadi dan dilakukan oleh pasangannya. Sementara, seorang suami adalah sosok yang cenderung lugas dan apa adanya, dia juga perlu perhatian penuh dari istrinya, oleh Karena itu, cukup banyak suami yang mengeluhkan sikap cuek dan tidak romantis oleh sang istri.

Lantas bagaimana cara menghadapi istri yang cuek dan tidak romantis? Inilah beberapa kiatnya:

Meluangkan waktu berdua untuk melakukan hal yang menyenangkan

Cobalah membuat rencana bersama suami untuk meluangkan waktu agar dapat melakukan hal yang menyenangkan berdua. Misalnya: menonton film atau makan malam di tempat yang romantis.

Menunjukkan perhatian dan kasih sayang pada suami

Tunjukkanlah perhatian dan kasih sayang kepada suami dapat dilakukan dengan cara: memanggil dengan sebutan yang dia sukai, mencium tangan saat suami hendak keluar rumah atau membuat masakan spesial kesukaannya.

Bersikap romantis

Terkadang perilaku pasangan adalah cerminan perilaku kita sendiri. Karena itu, janganlah enggan untuk memulai terlebih dahulu melakukan hal-hal romantis karena hal ini akan membuat pasangan terpancing melakukan hal yang sama.

Bersabarlah

Sifat egois yang dimiliki suami mungkin seringkali membuat anda harus terus-terusan menelan kekecewaan dan merasa tidak diperhatikan. Namun, dalam hal ini kesabaran begitu dituntut dalam diri anda, karena tidak mungkin api dibalas dengan api. Sewaktu suami anda marah dan meminta anda membantu melakukan sesuatu, maka tidak ada salahnya turuti semua keingannnya dan bantulah ia hingga selesai dan alihkan pembicaraan untuk meredam amarah pada diri suami pada pembicaraan yang lebih bermanfaat. Siapa tahu penyebab dari sifat egois yang muncul dari suami disebabkan karena tuntutan pekerjaan suami yang begitu menumpuk sehingga membuatnya panik dan takut tak bisa terselesaikan. Untuk itulah, istri yang baik adalah mereka yang mampu bersabar dan mampu membantu suaminya dalam menghadapi masalah.

Pintarlah Dalam Mengutarakan Perasaan

Terkadang sulit sekali mengutarakan perasaan dan maksud hati kita pada suami yang cenderung ingin menang sendiri dan lebih cuek pada pasangannya. Nah, untuk menghadapi suami yang demikian, maka sebagai istri kita dituntut untuk bisa sepintar mungkin mengutarakan maksud hati dan perasaan pada suami. Maksud pintar disini adalah istri dituntut untuk bisa menyampaikan maksud hatinya dengan baik tanpa menyinnggung atau menyakiti perasaan suaminya. Jangan serta merta anda mengatakan suami anda egois jika perasaan dan keinginan anda tak pernah digubrisnya. Jika hal ini sampai terjadi, maka bukan saja anda tidak akan didengar justru pertengkaran akan semakin mudah tersulut dan terjadi dalam rumah tangga anda. Cukup katakan pada suami bahwa anda dan anak-anak membutuhkan perhatiannya. Contoh lain, mintalah suami untuk lebih memperhatikan kata-katanya sewaktu anda dan suami mengobrol. Tidak perlu kata-kata kasar untuk mengungkapkan rasa kesal anda pada suami, sebaliknya ungkapkan dengan lembut tanpa membuat suami tersakiti.

Cerdas Sewaktu Berkompromi

Untuk dapat menghadapi suami yang egois dan terkesan cuek, maka sebagai seorang istri kita perlu pintar-pintar dalam bersiasat. Pada saat anda membutuhkan bantuan suami namun mereka menolak melakukannya, maka hindari memarahi atau bahkan mengutuk suami. Sebaliknya lakukan kompromi bersama dengan suami. Misalkan, ketika anda sedang memasak dan anak anda menangis ingin digendong, sementara anda melihat suami sedang bersantai. Maka mintalah suami untuk mengajak anak dan menjaganya sementara anda memasak dan berikan pula kompensasi pada suami bahwa anda akan memberikan mereka menu yang disukai suami anda. Dengan begitu, suami akan merasa lebih baik dan seolah tidak diperintah, melainkan lebih merasa tulus sewaktu membantu anda.

Sediakan “Me Time”

Sifat keegoisan akan mungkin muncul atau lahir dari kejenuhan melakukan rutinitas. Kesibukan yang menumpuk akan mungkin berpotensi memudarkan kepedulian terhadap ligkungan sekitar termasuk pada keluarga. Orang-orang yang egois seringkali berdalih bahwa mengurus dirinya sendiri saja sudah kesulitan, bagaimana mengurus orang lain? Nah, bagaimana jika kalimat yang sama muncul dari mulut suami anda? Untuk itulah diperlukan langkah untuk menyediakan me time atau waktu luang untuk melakukan hal-hal positif yang menyenangkan yang bisa meningkatkan kesehatan mental anda dan pasangan. Seperti misalkan melakukan beberapa hal dengan jalan-jalan atau berolah raga bersama seperti yang biasa anda lakukan sewaktu anda berpacaran dulu bersama dengan suami. Atau contoh lain bisa juga dilakukan dengan melakukan kegiatan yang disukai suami seperti memancing bersama atau pergi bersama dengan teman-temannya.

Menumbuhkan Kembali Rasa Sayang

Permasalahan yang terjadi sehari-hari apalagi dilatarbelakangi oleh sifat suami yang cuek dan egois seringkali membuat seorang istri lupa caranya menyenangkan suami. Hal ini mungkin saja disebabkan karena istri terlalu sibuk mengurus anak dan urusan rumah tangga dan mengelola keungan rumah tangga. Sehingga perhatian dan kasih sayang istri pada suami menjadi berkurang. Begitupun dengan suami saat mereka tak diberikan perhatian, mereka akan cenderung menganggap jika kita sudah tak lagi mencintainya. Nah, saat mereka berpikir demikian, suami akan cenderung lebih tega pada istrinya. Untuk itulah, ketika anda ingin diperlakukan baik oleh suami maka perlakukan mereka seperti anda ingin diperlakukan. Suami yang makin sayang pada istrinya akan secara otomatis lebih peka dan lebih peduli pada sang istri, bahkan mereka lebih rela mengesampingkan lelahnya sekalipun.

Usahakan istri memahami ganjalan suami atas sikap cueknya

Jika memang dirasakan suami terlalu cuek, istri sebaiknya membicarakan keberatan akan sikapnya tersebut dengan baik-baik. Bagi suami, mungkin sikap cueknya adalah hal yang normal. Maka berdiskusi kepada suami mungkin dapat membuat dia menjadi lebih paham dan dapat memperbaiki hubungan menjadi lebih komunikatif dan romantis.

Pekerjaan kantor yang menumpuk mungkin menjadi salah satu penyebab istri menjadi jarang berkomunikasi dengan istri saat dia berada di kantor. Sebagai suami, memberikan support terhadap usaha suami dalam mencari nafkah adalah sebuah kewajiban. Karena itu, hendaknya istri juga mencoba untuk mengerti kondisi ini. Apalagi laki-laki memang makhluk yang lugas dan apa adanya, maka janganlah menyimpulkan kesan cuek suami sebagai sikap yang menandakan hilangnya perhatian istri karena terlihat cuek bukan berarti tidak sayang.

Demikian beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk Kata mutiara rintihan hati untuk seorang istri yang sangat cuek pada suami. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Dan rasanya sudah bukan saatnya anda menangisi suami yang egois. Namun, segeralah atasi dan bagaimana menaklukan dan mendapatkan kembali perhatiannya pada anda.

Kata mutiara rintihan hati untuk seorang istri yang sangat cuek pada suami