Kumpulan puisi cinta terindah menyambut bulan november 2016

kumpulan-puisi-cinta-terindah-menyambut-bulan-november-2016Beberapa contoh kumpulan puisi cinta terindah menyambut bulan november 2016– Selamat datang di awal bulan November, yang katanya sih identik dengan bulan PERJUANGAN. Ya karena pada tgl 10 November nanti kita akan memperingati hari pahlawan…

Biasanya kalo udah mau masuk ke awal bulan, semua jenis manusia pasti pada punya harapan-harapan tentang bulannya sendiri-sendiri…

Yak gue juga gak mau kalah lah sama mereka, aku juga punya harapan-harapan yang sangat indah bagi diriku sendiri untuk di hari yang akan datang agar menjadi hari yang bahagia dan damai bersama anak istriku dan orang tua ku…

Dan di bawah ini adalah beberapa Kumpulan puisi cinta terindah menyambut bulan november 2016. Selamat membaca dan meresapi isi tulisannya..

Di bulan kesebelas ini lambang kita telah lama menanam rasa
sejak tepi-tepi air kita keruk dengan jari
saat itulah kita mulai mematri janji
di hari ke delapan
dan balapan pun dimulai

November ini tak ada hujan
seperti masa-masa kecil dahulu
hati telah berpidah lahan
tak lagi disini

Padahal aku ingin kau ada hingga bulan ke seratus sebelas
November entah yang mana

Seperti November membasahi wajahku..
Ku basuh bibirmu dgn lembut DO’A di bibirku..
Tak ada sentuhan selembut gerimis..
… Maka ketika kau memandangku..

Aku tau sorga di sudut matamu..
Sejuk khusuk,angin tertunduk syahdu..
Dan nafas kita beradu..

Lirih matamu bening pagi..
Menyamarkan kata cinta pada sunyi yg ritmis..
Tak ada bisikan seindah gerimis..
Maka ketika kau bisikan padaku..

Aku tau, kau gerimis yg jatuh di wajahku..
Menuliskan huruf-huruf rindu..
Menitik ke lubuk kalbu..

Melukis pelangi di dadaku..
Menyempurnakan degup jantungku..
Tak ada lukisan seindah gerimis..
Maka ketika kau tersenyum padaku aku tau..

Seperti dalam reka ulang sastra jendra
Ketika aku datang sebagai udara dan melakoni Batara
Sementara kau adalah Sukesi yang terbujur di belantara
Lalu kusentuh keningmu dengan getar
Bibirku karena sepanjang garis langit
Aku teteskan igauan giris
Seorang pengemis mengiba kasihmu

Malam menutup mata
Di sana kita seperti ikan koki di aquarium
Dan bulan retak
Beserta isinya yang telanjang
Lalu hujan turun deras sekali
Menandai interval melodrama
Di mana epilognya harus ku potong
Dan waktuku pulang sebagai cahaya
Dan kau pun terjaga

Di dini hari yang keruh dan anyir
Hujan punah menampakkan poster iklan
Spotlight, bebintang dan lanskap malam
Bikin kota. Tak ada lagi belantara, atau surga
Asyiknya rame-rame. Angin menyela
Semilir menggoyang rambutmu yang gelombang
Entah aroma apa yang kau helai
Di nafasmu: serbuk tembaga
Atau karbonmonooksida
Di bawah sana kota tawarkan
Berlembar kemungkinan
Jalanan penuh simpang tentu
Dan kau sendiri

Lalu tiba-tiba kau menyadari dirimu sedang duduk di shelter yang hanya berisi dua bangku. Kau duduk di bangku pertama sambil menunggu bus yang kan mengantarmu menuju kehampaan. Dan kau merasa pernah di sini. Ya, di shelter ini. Dan aku tahu matamu melirik-lirik, namun bus membawamu pergi. Meninggalkan sepotong rindu di bangku kedua, sepotong lagi di belantara?

Lalu sepanjang jalan pikiranmu masih melirik.
Semakin jauh kau melaju, semakin rindu itu mewujud dendam.
“Ia harus dilunasi, ia harus dilunasi, ini harus dilunasi!” desismu berkali-kali.

Tapi saat kau hendak menoleh ke belakang, bus yang mengantarmu sudah tiba di depan rumahmu. Sangat cepat. Waktu melesat begitu cepat mengubah segalanya jadi renta. Dan ketika kau merebahkan tubuhmu di kursi panjang tua, dengan rambut terurai ke belakang, tiba-tiba kau mendengar suara pintu diketuk: Tok! Tok! Tok! Dan secara tak sadar kau pun berucap, “Masuk sajalah, aku telah lama menunggumu, bahkan sebelum langit mencipta rindu dari batu.”

Tapi saat pintu terbuka, tak ada siapa-siapa di pintumu itu.
Bahkan dirimu juga tak ada.

Sebelum November usai, aku ingin puisi ini melahirkanmu kembali
Sebelum puisi ini usai, aku ingin November melahirkanmu kembali

Nah, begitulah untuk artikel hari ini tentang –Kumpulan puisi cinta terindah menyambut bulan november 2016. Semoga bermanfaat.

Kumpulan puisi cinta terindah menyambut bulan november 2016